Ceaster Forum
Selamat Datang di Forum Ceaster
Bahas apa aja di sini sesuai forum !
Dapatkan Banyak Info,Ilmu,Berita di Sini !
AYO BURUAN DAFTAR ADA EVENT BERHADIAH BAGI PENDAFTAR !
Daftarnya mudah Tinggal Masukin data !

Ceaster Forum

Forum Pengetahuan Informasi dan Jual Beli Terlengkap di Indonesia


You are not connected. Please login or register

Ceaster Forum » Berita & Politik » Berita Dalam Negeri » Pemkot Mojokerto Anggarkan 35% APBD untuk Pendidikan

Pemkot Mojokerto Anggarkan 35% APBD untuk Pendidikan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down  Message [Halaman 1 dari 1]


Rabu, 25 Desember 2013 12:07:29
Reporter : Misti P.
[You must be registered and logged in to see this image.]

Mojokerto - Pemkot Mojokerto mematok anggaran hingga sepertiga dari total APBD Kota Mojokerto atau sebesar 35 persen untuk bidang pendidikan. Anggaran tersebut dipasang untuk menggratiskan semua biaya pendidikan dari semua level yang ada.

Walikota Mojokerto, Walikota Mas'ud Yunus mengatakan, tahun 2013 anggaran pendidikan Kota Mojokerto sudah mencapai 25% dari total APBD. "Anggaran sebesar ini, baru mampu untuk menggratiskan biaya pendidikan tingkat SD, SMP, SMA negeri, belum menembus sekolah gratis untuk SMKN," ungkapnya, Rabu (25/12/2013).

Masih kata Yai Ud (panggilan akrab, red), karena masih ada biaya lain seperti pratikum dan lain-lain sehingga pihaknya akan berjuang untuk menggratiskan semua sekolah baik negeri maupun swasta. Ia memperkirakan, untuk mencukup semuanya, anggaran yang dibutuhkan sekitar 35 persen dari total APBD Kota Mojokerto.

Sementara terkait kebijakan Pemkot Mojokerto di bidang pendidikan, Walikota menjelaskan ada lima isu strategis. Pertama, akses dan pemerataan pendidikan. Sejak tahun 2007, Pemkot Mojokerto memiliki program wajib belajar 12 tahun, tidak ada anak tidak sekolah dan harus bisa tamat SMA.

"Kedua kebijakan peningkatan mutu pendidikan, harus siapkan tenaga pendidik yang kompeten, sarana prasarana memadai, kurikulum, manajemen pendidikan ini penting dan yang terpenting adalah kekompakan, kolaborasi antara pendidik, wali murid, yayasan dan pengelola," katanya.
 
Menyangkut PAP,  Walikota berharap agar kegiatan itu  memberi manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan lembaga pendidikan ini juga lembaga pendidikan di kota Mojokerto pada umumnya. Yai Ud juga menekankan, bahwa yang terpenting tidak ada kamus anak bodoh, semua anak mempunyai potensi.

"Salah satu upaya mengembangkan potensi adalah dengan kegiatan PAP ini, karena itu kembangkan potensi anak masing-masing. Jangan meremahkan potensi, sesuatu yang kecil bila ditekuni akan jadi besar karena itu ketekunan dan keseriusan untuk mengasah dan mengembangkan potensi merupakan modal untuk kesuksesan di masa datang," urainya.

Pihaknya berharap, orang tua dan guru bisa mengembangkan potensi anak yang merupakan modal untuk kesuksesan di masa datang. Orang tua dan guru diharapkan bisa mengembangkan potensi anak yang beraneka ragam agar nantinya bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan dan kegiatan kehidupan kemasyarakatan kebangsaan serta keagamaan. [tin/but]

Lihat profil user

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik