Ceaster Forum
Selamat Datang di Forum Ceaster
Bahas apa aja di sini sesuai forum !
Dapatkan Banyak Info,Ilmu,Berita di Sini !
AYO BURUAN DAFTAR ADA EVENT BERHADIAH BAGI PENDAFTAR !
Daftarnya mudah Tinggal Masukin data !

Ceaster Forum

Forum Pengetahuan Informasi dan Jual Beli Terlengkap di Indonesia


You are not connected. Please login or register

Ceaster Forum » Lounge » Lounge » 7 Menara Megah Populer di Indonesia

7 Menara Megah Populer di Indonesia

Go down  Message [Halaman 1 dari 1]

1 7 Menara Megah Populer di Indonesia on Tue Jan 14, 2014 11:09 pm

SGTAKASE


ceasterrer
ceasterrer
7 Menara Megah Populer di Indonesia

Menara
bisa menjadi suatu objek bangunan untuk menghias sebuah kota dan juga 
bisa dijadikan sebagai simbol kota. Di dunia, kita mengenal menara 
pisa, menara Eiffel, dan menara tertinggi dunia seperti al Buruj di 
Dubai. Tapi tahukah kamu tentang menara yang ada di Indonesia?
Tidak begitu banyak menara besar di 
Indonesia yang saya ketahui tapi ada beberapa menara yang paling saya 
kenal di Indonesia. Penilaian menara bukan berdasarkan tingginya tetapi
berdasarkan terkenal dan bersejarahnya menara tersebut.

Berikut 7 menara terkenal di Indonesia:

1. Tugu Monas
Monumen
Nasional (Monas) adalah ikon ibukota Indonesia, Jakarta. Menara ini 
diresmikan pada 17 Agustus 1961 yang terletak di Lapangan Monas, Jakarta
Pusat. Monas memiliki tinggi 132 meter. Bentuk bangunan monas sangat 
unik berbentuk lingga yoni simbol kesuburan dengan puncak menara 
terdapat cawan yang menopang berbentuk nyala obor perunggu yang beratnya
mencapai 14,5 ton dan dilapisi emas 35 kg. Lidah api atau obor ini 
sebagai simbol perjuangan rakyat Indonesia yang ingin meraih 
kemerdekaan. Bangunan ini menambah keindahan kota Jakarta dan selalu 
ramai dikunjungi wisatawan. Pengunjung bisa naik ke lantai atas monas 
dengan menggunakan lift. Dari atas kamu bisa melihat hampir seluruh 
pelosok Jakarta.



2. Menara TVRI
Menara
TVRI terletak di Senayan, Jakarta. Gedung TVRI Pusat sebagai stasiun 
TV pertama di Indonesia selesai dibangun tahun 1962 sebelum Asian Games
1962. Tower pemancar TVRI berbentuk gedung menara dan ada lift yang 
bisa sampai ke atas. Saya kurang tahu berapa tepatnya tinggi menara 
TVRI, mungkin sekitar 100 m. Menara TVRI ini menjadi salah satu 
pemandangan menarik di antara bangunan yang ada di Jakarta. Menara TVRI
ini juga menjadi sarana untuk percobaan tv digital pertama di 
Indonesia dengan pemancar DVB-T & DVB-H yang terpasang pada 
ketinggian sekitar 100 meter di menara TVRI Senayan.





3. Sky Tower Pulau Kumala
Kalimantan
juga memiliki menara yang menarik, yaitu menara Sky Tower. Menara ini 
sangat unik karena terletak di sebuah pulau kecil di tengah sungai 
Mahakam, yaitu Pulau Kumala di Tenggarong, Kalimantan Timur. Menara ini 
memiliki tinggi 100 meter. Para pengunjung dapat melihat kota 
Tenggarong dari piringan di atas Sky Tower (menara berputar). Piringan 
tersebut dapat bergerak naik turun dan berputar 360 derajat. Untuk bisa
sampai ke pulau Kumala bisa melalui 2 alternatif, yaitu naik kereta 
gantung atau naik perahu.







4. Monumen Mandala
Monumen
Mandala terletak di Jalan Raya Jenderal Soedirman Makassar. Dibangun 
pada tahun 1994 sebagai tugu peringatan operasi Mandala Jaya pembebasan 
Irian Barat dari tangan penjajah Belanda. Di dalamnya terdapat diorama 
yang menceritakan proses pembebasan tersebut. Monumen Mandala memiliki 
tinggi 75 meter terbagi dalam empat lantai. Masing-masing lantai berisi
simbol-simbol perjuangan pembebasan Irian Barat dan perjuangan rakyat 
Sulsel, termasuk zaman Pahlawan Nasional, Sultan Hasanuddin.







5. Tugu Pahlawan
Tugu
Pahlawan adalah ikon Kota Surabaya. Tugu Pahlawan dibangun untuk 
memperingati peristiwa Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, dimana 
arek-arek Suroboyo berjuang melawan pasukan Sekutu yang datang bersama 
Belanda. Monumen yang memiliki tinggi 45 meter ini diresmikan pada 10 
November 1952. Gedung ini berada di bekas reruntuhan pusatnya gerakan 
pemuda (PTKR = Polisi Tentara Keamanan Rakyat pimpinan Hasanudin 
Pasopati dan N. Suharyo Kecik). Sebelumnya tempat itu juga pernah 
menjadi gedung Raad van Justitie (gedung pengadilan) pada zaman 
Nederlands Indië, dan pada zaman Nippon menjadi markas Kenpeitai. Tugu 
Pahlawan ini mempunyai 10 lengkungan pada badannya yang melambangkan 
tanggal 10. Sedang 11 bagian di atasnya mengandung pengertian bulan ke 
11 (November).

6. Menara Jam Gadang
Jam
"gadang", atau "jam yang besar" merupakan landmark kota Bukittinggi 
,Sumatra Barat. Kerajaan Belanda membangun Jam Gadang pada 1926. Denah 
dasar (bangunan tapak berikut tangga yang menghadap ke arah Pasar Atas) 
dari Jam Gadang ini adalah 13x4 meter, sedangkan tingginya 26 meter.
Menara jam ini telah mengalami beberapa 
kali perubahan bentuk pada bagian puncaknya. Pada awalnya puncak menara
jam ini berbentuk bulat dan di atasnya berdiri patung ayam jantan. 
Saat masuk menjajah Indonesia, pemerintahan pendudukan Jepang mengubah 
puncak itu menjadi berbentuk klenteng. Pada masa kemerdekaan, bentuknya
berubah lagi menjadi ornamen rumah adat Minangkabau. Di lantai atas 
menara terdapat Mesin jam manual yang dibuat khusus oleh 
Recklinghausen. Konon Pria Jerman tersebut hanya membuat dua mesin 
sebesar itu. Kembarannya kini terpasang di Menara Big Ben, London, 
Inggris. Keunikan lainnya, Kontur tanah di sekitar jam gadang 
berjenjang dan juga tidak landai, sehingga sepintas bangunan Jam Gadang
tampak miring seperti Menara Pisa.

7. Tugu Khatulistiwa 
Ada
tugu di dalam tugu. Itulah tugu Khatulistiwa. Tugu Khatulistiwa 
merupakan ikon Kota Pontianak yang memiliki tinggi 15,25 meter dari 
permukaan tanah. Tugu Khatulistiwa atau Equator Monument berada di Jalan
Khatulistiwa, Pontianak Utara, Propinsi Kalimantan Barat. Tugu 
Khatulistiwa yang terlihat sekarang dibuat Tahun tahun 1990, dengan 
pembuatan kubah untuk melindungi tugu asli di dalamnya yang telah dibuat
pada tahun 1928. Jadi bangunan tugu yang dibuat tahun 1990 adalah 
bangunan duplikat yang besarnya 5 x dari tugu asli dan berfungsi untuk 
melindungi tugu asli. Tugu Khatulistiwa ini terletak di garis 
khatulistiwa yang membelah Bumi menjadi dua bagian, Utara dan Selatan. 
Pada saat terjadinya titik kulminasi matahari, yakni ketika Matahari 
tepat berada di garis khatulistiwa bayangan tugu dan bayangan orang 
serta benda-benda di sekitar tugu akan menghilang beberapa detik saat 
diterpa sinar Matahari. Peristiwa titik kulminasi Matahari itu terjadi 
setahun dua kali, yakni antara tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September.

Di samping menara-menara tersebut tentu 
masih ada beberapa tugu atau menara di Indonesia. Diharapkan 
daerah-daerah di Indonesia juga membangun menara-menara tertinggi 
sebagai ikon daerahnya dan sebagai salah satu tujuan wisata yang 
tentunya bisa meningkatkan pendapat daerah. Mungkin suatu saat di 
Indonesia akan dibangun menara tertinggi di dunia. Semoga saja.


sumber

Lihat profil user

Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik