Ceaster Forum
Selamat Datang di Forum Ceaster
Bahas apa aja di sini sesuai forum !
Dapatkan Banyak Info,Ilmu,Berita di Sini !
AYO BURUAN DAFTAR ADA EVENT BERHADIAH BAGI PENDAFTAR !
Daftarnya mudah Tinggal Masukin data !

Ceaster Forum

Forum Pengetahuan Informasi dan Jual Beli Terlengkap di Indonesia


You are not connected. Please login or register

Ceaster Forum » Regional » Jawa Timur » Surabaya » Berita Surabaya » Ini Hasil Investigasi Asoum soal Bentrokan FPI Lamongan

Ini Hasil Investigasi Asoum soal Bentrokan FPI Lamongan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down  Message [Halaman 1 dari 1]


 

Selasa, 13 Agustus 2013 12:53:27 WIB 
Reporter : Ainur Rohim 


Surabaya - Tak hanya petugas Kepolisian yang melakukan investigasi dan penyelidikan mendalam tentang bentrokan di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan yang melibatkan kelompok preman dengan anggota dan atau mantan anggota FPI. 

Pimpinan dan pengurus Aliansi Solidaritas untuk Muslim (Asoum) Jatim juga menerjunkan timnya ke Lamongan. Mereka telah berangkat dan terjun ke lapangan pada Senin (12/8/2013) malam. Bagaimana hasil investigasi Asoum terkait bentrokan di Paciran, Lamongan yang mengakibatkan 3 warga terluka dan 2 unit sepeda motor dibakar? 

Ustadz Zulkarnain, juru bicara pengurus Asoum Jatim, dalam pesan singkat yang dikirimkan kepada beritajatim.com, Selasa (13/8/2013) siang menyampaikan sejumlah temuan terkait bentrokan di Paciran, Lamongan. Temuan Asoum itu antara lain: 

1. Bahwa ada tuduhan terkait partai terlarang yang diteriakkan para preman saat mengepung rumah anggota FPI Lamongan saat penyerangan berlangsung. 

2. Bahwa Asoum menilai biang yang mengakibatkan terjadinya kerusuhan di Lamongan yang menjadi pemicu awal kasus ini adalah seseorang dengan inisial M, yang diduga seorang preman yang menjalankan bisnis yang bertentangan dengan hukum, yang selama ini berperan untuk mendegradasi moral di lingkungan masyarakat pesisir setempat. Temuan Asoum menyebutkan bahwa M ini diduga seakan menjadi 'orang yang tak tersentuh' di tengah gencarnya program pemerintah melawan bisnis barang terlarang. 

3. Bahwa tertangkapnya salah satu preman, yang setelah diinterogasi warga mengatakan bahwa mereka diduga dibayar. Misi dan target yang dijalankan adalah menghabisi mereka yang dianggap sebagai penghalang operasi bisnisnya. Alhamdulillah, Allah SWT menyelamatkan mereka dari tindakan destruktif ini kendati keluarganya jadi korban. Satu istri luka bacok di 3 bagian tubuhnya dengan memperoleh perawatan 18 jahitan. Satu istri warga lainnya juga mengalami luka bacok di bagian tangan dan satu korban salah sasaran mengalami luka kritis dan sekarang dirawat di rumah sakit. Selain itu, ada sejumlah ibu, anak-anak, dan istri para korban mengalami traumatik pascabentrokan ini. 

4. Bahwa Asoum berpandangan mantan anggota FPI Lamongan dalam kasus ini menjadi korban. Kendati demikian, ada sekitar 40 lebih mantan anggota FPI diamankan polisi. Di sisi lain, dari 200 preman yang menyerang mantan anggota FPI itu, hanya ada 10 orang yang diamankan. 

5. Bahwa tindakan anarkis berupa perusakan 3 unit rumah mantan anggota FPI Lamongan dan pembacokan yang dilakukan preman memicu pembalasan sporadis oleh mantan anggota FPI Lamongan dan warga berupa perusakan rumah M yang sudah tak berpenghuni. Rumah itu semula dijaga puluhan preman, tapi saat melihat banyaknya warga yang menyerang, mereka akhirnya kabur. 

6. Bahwa berdasarkan keterangan warga dan data lapangan yang didapat Asoum Jatim bisa disimpulkan penyerangan ini bersifat terencana dan terorganisir, dengan melibatkan sebagian preman lokal yang paham medan dan pemilihan korban yang relatif akurat. Selain itu, Asoum Jatim mengingatkan agar intelijen Kepolisian secara konsisten terus memantau pergerakan para preman bersenjata yang bisa menyulut terjadinya bentrokan dan kerusuhan di tingkat akar rumput masyarakat. 

"Yang terjadi adalah bentrokan yang melibatkan mantan anggota FPI dengan kelompok preman, bukan antara mantan anggota FPI dengan warga. Para preman ini mengonsolidasikan kekuatannya sejak Minggu (11/8/2013) malam, sekitar pukul 23.30 WIB. Lalu pada Senin dini hari mereka men-sweeping rumah mantan anggota FPI. Kondisi ini yang memicu terjadinya bentrokan," ujar juru bicara Asoum Jatim, Ustadz Zulkarnain. [air]

Lihat profil user

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik