Ceaster Forum
Selamat Datang di Forum Ceaster
Bahas apa aja di sini sesuai forum !
Dapatkan Banyak Info,Ilmu,Berita di Sini !
AYO BURUAN DAFTAR ADA EVENT BERHADIAH BAGI PENDAFTAR !
Daftarnya mudah Tinggal Masukin data !

Ceaster Forum

Forum Pengetahuan Informasi dan Jual Beli Terlengkap di Indonesia


You are not connected. Please login or register

Ceaster Forum » Berita & Politik » Berita Dalam Negeri » 73 PSK Dolly Surabaya Positif Terjangkit Virus HIV/AIDS

73 PSK Dolly Surabaya Positif Terjangkit Virus HIV/AIDS

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down  Message [Halaman 1 dari 1]


Rabu, 18 September 2013 15:25:47
Reporter : Ragil Priyonggo
[You must be registered and logged in to see this image.]

Surabaya - Lokalisasi terbesar se-Asia Tenggra yaitu Gang Dolly dan Jarak dengan 311 wisma, Surabaya. Rabu (18/[url=forum.ceaster.com]9[/url]/2013) siang  mendapatkan sosialisasi tentang HIV/AIDS dari Puskesmas Putat Jaya.

Dari hasil sosialisasi dari 311 wisama itu, terdapat 73 Pekerja Seks Komersial (PSK) dari Dolly dan Jarak positif terjangkit virus HIV. 

Karena tingkat kesadaran yang rendah dan faktor ekonomi, sampai saat ini, sebagian besar mereka masih tetap beroperasi.

Melihat jumlah tersebut, Lurah Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Bambang Hartono mengajak pemilik dan penghuni wisma sadar  tentang bahaya HIV/AIDS.

Selain itu Bambang juga mengatakan jumlah pengidap HIV/AIDS  menurun. Hal itu terlihat dari  perhitungan yang dilakukan Puskesmas setempat dari bulan Januari hingga September 2013 ini.

Bambang menjelaskan saat ini jumlah Wisma mencapai  311,   terdiri 52 wisma di Gang Dolly dan 259 wisma di  Jarak. "Di Dolly ada dua wisma sudah ditutup, kalau wisma di Jarak ada 19 yang sudah tutup." papar Bambang.

Hal senada disampaikan Kepala Puskesmas Putat Jaya, dr Hartati usai memberikan sosialisasi di wisma Barbara Surabaya. 

Ia menjelaskan sebanyak 73 PSK positif terjangkit  masih rendah dan meminta kepada PSK lainnya bersedia  memeriksakan diri ke Puskemas.

"Tetapi untuk saat ini masih banyak PSK yang belum sedia periksa diri,'' katanya.

Hartati menambahkan pihaknya juga sudah memberikan pengertian untuk berobat dan berhenti dari aktifitasnya. Sayangnya, langkah itu ditolak dengan alasan faktor ekonomi hingga memaksakan diri untuk tetap beroperasi. ''Kami juga sudah memberikan penjelasan akan bahaya HIV itu kepada dirinya dan pelanggan jika tetap beroperasi,'' tambahnya.

Lantaran belum adanya kesadaran, Hartati hanya bisa menekankan PSK untuk menyampaikan kepada tamunya wajib memakai pengaman (kondom).

Hingga saat sebelum lebaran Agustus lalu, tercatat sebanyak 1.028 PSK yang beroperasi di komplek lokalisasi Dolly dan Jarak Surabaya. Mereka beroperasi di 311 wisma dengan ratusan mucikari. Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya berupaya menekan jumlah PSK dengan program pelatihan dan pemberian modal usaha sebesar Rp 3 juta/orang.[gil/ted]

Lihat profil user

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik